30 Agustus 2025 oleh ntb
Mendengar berbagai keunggulan komoditi kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara tersebut, sejumlah Anggota DPD RI berminat untuk berinvestasi.
Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, dan sejumlah Anggota DPD RI, termasuk Evi Apita Maya (Dapil NTB), dengan didampingi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB, I Gede Putu Aryadi, melakukan kunjungan kerja ke Perkebunan Kurma dan Sachi Inchi di Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (30/8/2025).
Setelah mendengar penjelasan dari Jhon Arif Munandar, ilmuwan tanah yang memelopori yang memelopori pengembangan budidaya kurma di Lombok Utara, Tamsil Linrung dan sejumlah Anggota DPD RI menyampaikan minat mereka untuk berinvestasi di dua jenis tanaman lahan kering ini.
Bukan hanya karena ingin membantu masyarakat NTB dari keterpurukan kemiskinan ekstrem, tapi juga peluang bisnis menjanjikan dari hasil yang akan didapatkan jika menanamkan saham pada budidaya kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara.
"Alhamdulillah saya sudah tergambar secara sepintas dan sudah ikut tadi menikmati buah kurmanya sangat baik enak sekali, manis dan segar. Saya kira standar kurma yang ada di Lombok Utara ini tidak kalah rasanya seperti kurma yang biasa kita nikmati di Mekah Madinah dan Dubai," ungkap Tamsil Linrung dihadapan para pengembang kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara.
Jujur, Tamsil Linrung dan Anggota DPD RI yang berkunjung awalnya merasa terkejut, kurma bisa dikembangkan di Lombok Utara dengan kualitas mendunia.
"Jujur kami tadi sempat terkejut, pohon kurma sudah berhasil dibudidayakan di NTB, saya juga menanam ada beberapa pohon dan sudah belasan tahun di sekolahan saya itu sejak tahun 2010 berbuah tapi tidak bisa dikonsumsi karena keras dan buahnya kecil-kecil, lalu jatuh-jatuh buahnya sebelum matang, bahkan di rumah saya yang di Sulawesi, itu pohonnya sejak tahun 45 sudah ada, tapi tidak tidak berbuah, ada juga yang berbuah tapi kecil-kecil kering enggak bisa dimakan," aku Tamsil Linrung.
Itu sebabnya, dia sangat tertarik dengan kurma Lombok Utara ini. Terlebih lagi setelah mendengar penjelasan Jhon Arif Munandar, jika kurma ini bisa dipanen dua kali dalam setahun bahkan lebih, dengan hasil 200 kg per panen untuk satu pohon.
"Sudah tergambar tadi, investasi pada tanaman kurma ini cukup menjanjikan, bahwa dengan berinvestasi 25 juta per pohon, atau saya anggaplah 5 tahun berarti 5 juta per tahun untuk satu pohon, mampu menghasilkan 200 kilo yang seperti disampaikan tadi, maka sudah bisa menghasilkan nanti 15 juta per sekali panen, jadi modal investasi pun sudah terukur cepat kembali," hitung-hitung Tamsil Linrung.
Wakil Ketua DPD RI ini pun menyampaikan niatnya yang ingin meninvestasi 500 di budidaya kurma Lombok Utara ini.
"Jadi tinggal hitung-hitungan aja, jika bisa meninvestasikan 500 juta per tahun maka hasilnya insyaallah sudah terukur, karena simpel menghitungnya," tambah Tamsil Linrung.
Tak hanya kurma, Tamsil Linrung juga menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di kacang Sacha Inchi.
"Yang paling menantang tadi ini sekaligus yang paling bagus peluang investasinya, karena kacang ini dibutuhkan sekali oleh pasar dunia, dan memiliki jangka waktu tumbuh subur dan menghasilkan hingga 20-25 tahun, hanya dengan modal 150 juta per tahun," ucap Tamsil Linrung.
Itu sebabnya, Tamsil Linrung dan Anggota DPD RI menunggu proposal dari PT Ukhuwah Datu Nusantara Lombok Utara sebagai perintis dan pengelola budidaya kurma dan kacang sacha inchi ini untuk dipelajari lebih lanjut.
"Kita tunggu proposalnya, nanti Bu Evi ( Hj Evi Apita Maya, SH. M.Kn.) yang akan kita minta sebagai proyek officernya, untuk mendalami lebih jauh, sehingga nanti kita mendiskusikan dengan kawan-kawan DPD lainnnya yang berminat," tambah Tamsil Linrung.
Selain Tamsil Linrung, Evi Apita Maya juga langsung menawarkan kepada rekan-rekan anggota DPD RI dan para pengusaha yang hadir, untuk ikut berperan sebagai investor pengembangan budidaya kurma dan sacha inchi di Lombok Utara saat berdialog dengan PT Ukhuwah Datu Nusantara Lombok Utara usai meninjau kebun kurma dan kacang sacha inchi.
“Siapa yang tidak mengenal Pak Tamsil Linrung sebagai pengusaha besar yang berhasil. Beliau adalah pemilik Hotel Swarga di Lombok. Berikutnya ada juga hadir rekan kami, yang ternyata adalah owner RS Permata Hati di Mataram. Lainnya, ada putri tokoh besar nasional, yang tentu saja potensial menjadi investor. Bahkan hadir pula rekan kami yang ternyata investor kurma di Kalimantan, dan ternyata sampai sekarang masih gagal panen. Insya Allah kalau investasi kurma di Lombok Utara dijamin berhasil, karena sudah lihat sendiri perkebunannya,” ucap yakin Evi sembari promosi.
Terhadap niat investasi ini, Kepala BRIDA NTB Gede Putu Aryadi menyambut baik dan merasa bersyukur.
"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat antusias dengan niat Wakil Ketua DPD RI dan para Anggota serta pengusaha yang ingin menginvestasikan dana bagi pengembangan budidaya kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara ini," ucap Aryadi.
Aryadi juga menilai, kunjungan Wakil Ketua DPD RI berserta rombongan menjadi support tersendiri bagi petani dan tokoh perintis budidaya kurma dan kacang sacha inchi di Lombok Utara.
Sejatinya kurma dan kacang sacha inchi memiliki potensi yang luar biasa luar biasa.
"Selama ini menjadi sesuatu yang terpendam, dimana penduduk di lahan kering penduduknya sebagian besar mengalami kondisi ekonomi ekstrem dan identik dengan predikat sebagai desa-desa tertinggal. Sementara faktanya menjadi kawasan yang menyimpan potensi luar biasa," ungkap Aryadi.
Itu sebabnya, melihat peluang ini, BRIDA NTB gercap mengambil langkah-langkah strategis guna membantu pengembangan budidaya kurma dan kacang sacha inchi ini lebih mendunia lagi.
"Sejalan dengan program pemerintahan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub Ibu Hj Dinda, yang memiliki program desa berdaya, yakni menyisir kawasan-kawasan desa, ada 113 desa yang penduduknya tergolong miskin ekstrem menjadi kawasa desa maju dengan menggali potensi yang ada di wilayahnya sendiri," jelas Aryadi.
Seperti halnya Lombok Utara, wilayah ini menjadi salah satunya kawasan lahan kering yang perlu diperdayakan.
Sumber : https://lombokpost.jawapos.com/ntb/1506507129/kagum-dengan-hasil-budidaya-kurma-dan-kacang-sacha-inchi-lombok-utara-sejumlah-anggota-dpd-ri-berminat-investasi