Informasi Seputar Kegiatan di DPD RI
AGENDA KEGIATAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA
02 September 2026 oleh admin
Jakarta, dpd.go.id – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman ,S.Sos.,M.Sos. atau yang akrab disapa Haji Uma, mengapresiasi penyelenggaraan 20th Annual Indonesia Property & Bank Award (IPBA) 2026 yang digelar Journalist Media Network (JMN) di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Haji Uma menilai, penyelenggaraan IPBA tahun ini memiliki nilai tersendiri karena apresiasi yang diberikan tidak hanya menyasar perusahaan, pengembang dan pelaku industri properti serta perbankan, tetapi juga menyentuh para pekerja hingga masyarakat yang memiliki kontribusi di lingkungannya.
Dalam rangkaian IPBA 2026, sebanyak 58 penghargaan diberikan kepada perusahaan, pengembang, proyek, pelaku industri dan sejumlah tokoh. Selain itu, sebanyak 60 tiket umroh diberikan dalam rangkaian apresiasi kepada pengembang rumah subsidi terbaik, karyawan, marbot masjid hingga jurnalis.
“Saya melihat ini sebagai langkah yang sangat positif. Sebuah penghargaan tentu tidak hanya tentang perusahaan atau mereka yang berada di posisi pimpinan. Ada banyak pekerja di belakangnya yang ikut bekerja dan memberikan kontribusi. Ketika mereka juga mendapatkan perhatian dan apresiasi, tentu ini sesuatu yang patut kita dukung,” ujar Haji Uma.
Ia secara khusus mengapresiasi perhatian Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, yang menegaskan agar hadiah bagi pengembang rumah subsidi terbaik diberikan kepada karyawan perusahaan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kerja mereka.
Menurut Haji Uma, kebijakan tersebut memberikan pesan bahwa keberhasilan pembangunan perumahan merupakan hasil kerja bersama. Mulai dari pengembang, jajaran manajemen hingga para pekerja yang terlibat langsung dalam proses pembangunan di lapangan.
“Kadang kita melihat keberhasilan sebuah perusahaan hanya dari siapa pemilik atau pimpinannya. Padahal di belakang keberhasilan itu ada karyawan dan pekerja yang setiap hari bekerja. Jadi ketika penghargaan juga diarahkan kepada mereka, saya kira ini bentuk penghargaan yang sangat baik terhadap kerja dan pengabdian,” katanya.
Haji Uma juga menyambut baik rencana Menteri PKP memberikan delapan unit rumah subsidi pada penyelenggaraan IPBA tahun depan kepada pengembang rumah subsidi terbaik, yang kemudian diarahkan untuk diberikan kepada karyawan pengembang.
Menurutnya, rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat sehingga program pembangunan perumahan harus terus diperkuat, terutama dalam memberikan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Haji Uma juga menyatakan dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda pemerintah di sektor perumahan. Ia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan porsi serta perhatian yang memadai bagi Aceh, terutama dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.
“Kita juga mendukung Program 3 Juta Rumah dan berharap pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik di Aceh. Masyarakat kita masih banyak yang membutuhkan rumah layak, sehingga kita berharap Aceh juga mendapat perhatian dan porsi yang memadai dari program ini, termasuk dengan melibatkan pengembang lokal agar manfaat ekonominya ikut dirasakan masyarakat di daerah,” ujar Haji Uma.
Untuk Aceh sendiri, Haji Uma berharap Program 3 Juta Rumah juga dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang membutuhkan hunian, terutama warga terdampak banjir yang hingga kini masih mengalami keterlambatan dalam mendapatkan rumah. Menurutnya, program tersebut sangat diharapkan dapat menjadi alternatif untuk membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat terdampak.
“Untuk Aceh sendiri, ini bisa menjadi salah satu solusi di tengah masih lambatnya masyarakat mendapatkan jatah rumah pascabanjir. Kita berharap masyarakat yang terdampak bisa terbantu melalui Program 3 Juta Rumah ini. Ini sangat kita harapkan dapat menjadi alternatif dalam membantu masyarakat memperoleh kembali hunian yang layak,” kata Haji Uma.
Namun demikian, Haji Uma mengingatkan bahwa percepatan pembangunan perumahan harus tetap diikuti dengan pengawasan terhadap kualitas bangunan, kepastian produk serta tanggung jawab pengembang kepada konsumen.
“Program rumah subsidi ini sangat penting karena menyangkut kebutuhan masyarakat kecil untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Kita tentu mendukung percepatannya, tetapi kualitas rumah juga harus menjadi perhatian. Jangan hanya mengejar jumlah pembangunan, sementara kualitas dan hak masyarakat sebagai konsumen terabaikan,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah, perbankan, pengembang dan seluruh pemangku kepentingan di sektor perumahan dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat.
Haji Uma juga berharap kesempatan bagi pengembang daerah terus diperluas sehingga pembangunan sektor perumahan tidak hanya berkembang di kota-kota besar, tetapi mampu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan di berbagai daerah.
“Industri properti bukan hanya persoalan bisnis. Di dalamnya ada kebutuhan masyarakat, lapangan pekerjaan dan perputaran ekonomi. Karena itu, pertumbuhan industri ini harus memberikan manfaat yang semakin luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Haji Uma turut menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan IPBA 2026 dan berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku industri, pekerja dan seluruh pihak yang terlibat untuk terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat untuk terus bekerja, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita berharap semangat seperti ini terus dijaga, bahwa sebuah keberhasilan akan lebih bermakna ketika manfaat dan apresiasinya juga dirasakan oleh orang-orang yang ikut berjuang di belakangnya,” pungkas Haji Uma.
AGENDA KEGIATAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA