Pengusaha Tanjungpinang Siap Adopsi AI: Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing Melalui AIM ASEAN

05 Agustus 2026 oleh admin

Tanjungpinang, dpd.go.id - Transformasi digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha untuk tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan ekonomi yang semakin cepat. Menjawab tantangan tersebut, Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, S.H., M.Kn., kembali menginisiasi pelatihan AIM ASEAN (AI for MSME Advancement in ASEAN) Roadshow di Kota Tanjungpinang pada 5–6 Agustus 2026, bertempat di Kantor Wali Kota Tanjungpinang. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan ASEAN Foundation dan KUMPUL Impact, sebagai bagian dari upaya memperluas adopsi teknologi akal imitasi (Artificial Intelligence/AI) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kepulauan Riau.

Setelah pelaksanaan perdana di Kota Batam mendapat antusiasme tinggi dari para pelaku usaha, AIM ASEAN Roadshow kini hadir di Tanjungpinang untuk menjangkau lebih banyak UMKM agar memiliki kapasitas memanfaatkan AI secara produktif, aman, dan bertanggung jawab. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar akal imitasi, tetapi juga dibimbing mengimplementasikan berbagai perangkat AI dalam aktivitas usaha sehari-hari, mulai dari penyusunan strategi pemasaran, pengelolaan informasi, peningkatan produktivitas, hingga pengambilan keputusan berbasis data. Pendekatan berbasis praktik tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi digital UMKM secara nyata dan aplikatif.

Sebagai Anggota Komite IV DPD RI yang membidangi urusan ekonomi dan pembangunan daerah di, Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty menilai bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama agar pelaku usaha lokal mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal. “Akal Imitasi buatan bukanlah teknologi yang hanya dapat dimanfaatkan perusahaan besar. Justru UMKM memiliki peluang besar untuk menggunakannya sebagai alat yang membantu meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya kemampuan menggunakan AI, tetapi juga kesiapan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perubahan ekonomi yang semakin berbasis teknologi.”

Pelatihan ini merupakan bagian dari inisiasi AIM ASEAN, sebuah inisiatif regional selama dua tahun yang dijalankan oleh ASEAN Foundation bersama Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) melalui AI Opportunity Fund: Asia Pacific, dengan dukungan Google.org dan Asian Development Bank (ADB). Program ini juga memperoleh dukungan resmi dari ASEAN Coordinating Committee on Micro, Small and Medium Enterprises (ACCMSME) sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital UMKM di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, implementasi program dilakukan oleh KUMPUL Impact, dengan target meningkatkan kapasitas 32.000 UMKM melalui pemanfaatan AI yang strategis dan berkelanjutan.

Pelaksanaan AIM ASEAN Roadshow di Tanjungpinang juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kota Tanjungpinang, ASEAN Foundation, KUMPUL Impact, pendamping UMKM Provinsi Kepulauan Riau, serta mitra dunia usaha. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah sehingga transformasi digital tidak berhenti pada peningkatan literasi teknologi semata, tetapi benar-benar menghasilkan inovasi, produktivitas, dan nilai tambah bagi usaha masyarakat.

Melalui penyelenggaraan AIM ASEAN Roadshow di Tanjungpinang, Senator Dwi Ajeng Sekar Respaty berharap semakin banyak pelaku UMKM Kepulauan Riau yang mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas, memperluas akses pasar, serta menciptakan model usaha yang lebih inovatif dan kompetitif. Dengan demikian, transformasi digital di daerah tidak hanya menjadi agenda teknologi, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing, baik di tingkat regional dan nasional maupun kawasan ASEAN.

Berita Terkait

Sampaikan Aspirasi
Laporkan Pengaduan