Kualitas SDM Pariwisata Bali Harus Ditingkatkan, Rai Mantra Tekankan Pendekatan Ekosistem

14 April 2026 oleh bali

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mendorong pariwisata Bali yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Hal tersebut ditegaskan Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Dr. I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, saat berbicara dalam forum terkait penguatan sektor pariwisata dan pendidikan dalam Seminar Legeslatif, ” Pariwisata Bali dalam Persfektif Legeslasi dan Pelestarian Budaya” digelar DPM Universitas Bali Internasional dan DPM IKBM Universitas Hindu Indonesia di Kampus Unhi, Denpasar, Jumat (10/4/2026).

Menurut Rai Mantra yang juga membidangi pariwisata dan pendidikan di Komite III DPD RI, paradigma pembangunan pariwisata saat ini telah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya berfokus pada industri, kini arah kebijakan mengedepankan pendekatan ekosistem yang menempatkan manusia dan budaya sebagai fondasi utama.

“Pariwisata tidak bisa lagi dilihat sebagai sektor yang berdiri sendiri. Harus ada keterlibatan seluruh ekosistem, terutama SDM yang memahami nilai budaya sebagai kekuatan utama Bali,” ujar mantan Wali Kota Denpasar dua periode itu.

Ia menekankan, penguatan SDM pariwisata tidak hanya terbatas pada pemandu wisata, tetapi harus menyentuh seluruh lini, mulai dari sopir, pelaku usaha, pengelola destinasi hingga manajemen tingkat atas. Pemahaman terhadap budaya lokal dinilai menjadi kompetensi dasar yang wajib dimiliki untuk menjaga kualitas pariwisata Bali.

Selain itu, Rai Mantra juga menyoroti pentingnya menjaga pariwisata budaya sebagai aset strategis. Menurutnya, budaya tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung kekayaan intelektual yang harus dilindungi dan diwariskan secara berkelanjutan.

“Budaya itu bukan sekadar komoditas, tapi identitas. Kalau tidak dijaga dengan SDM yang berkualitas, kita bisa kehilangan jati diri pariwisata Bali,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mendorong penguatan sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM. Melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk jaringan beasiswa internasional, peluang pengembangan kapasitas generasi muda Bali semakin terbuka luas.

Disebutkan, saat ini tersedia ratusan jaringan beasiswa baik dalam maupun luar negeri yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan tenaga pendidik. Karena itu, sosialisasi dan akses informasi dinilai menjadi hal penting agar peluang tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Tak hanya itu, pengembangan desa wisata dan penyelenggaraan berbagai event berbasis budaya juga dinilai menjadi ruang strategis untuk meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata di daerah.

Dengan berbagai tantangan seperti over capacity dan tekanan terhadap budaya lokal, Rai Mantra menegaskan bahwa Bali harus bergerak menuju pariwisata berkualitas, bukan sekadar kuantitas.

“Ke depan, kita harus fokus pada kualitas. SDM yang unggul dan berbudaya adalah kunci agar pariwisata Bali tetap menjadi destinasi kelas dunia,” pungkasnya.

Sumber: https://wartabalionline.com/2026/04/10/kualitas-sdm-pariwisata-bali-harus-ditingkatkan-rai-mantra-tekankan-pendekatan-ekosistem/